Smart and Religious!

Biografi

Nusaaibah Binti Kaab Sang Perisai Rasulullah

9

Assalamualaikum… Sobat Setia  Al Uswah. Bagaimana nih dengan sekolah kalian? Seru, pastinya. Edisi kali ini Tim Redaksi Al Uswah akan mengulas sedikit tentang kisah Nusaibah Binti Kaab. Sudah tidak asing lagi dengan tokoh islam wanita yang satu ini, bukan?

Yaps... betul sekali, tokoh Islam wanita yang satu ini adalah seorang wanita yang kerap dijuluki sebagai Perisai sang Rasulullah. Nah… daripada makin penasaran, langsung saja kita ulas sedikit kisahnya berikut ini. Check this out.

Nusaibah Binti Kaab adalah salah satu perempuan yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah Islam. Nusaibah berasal dari kalangan Anshar, suku Khazraj dari Bani Mazin Bin An-Najjar yang terlahir di kota Madinah. Beliau menikah dengan Zaid bin Ashim Al-Mazini An-Najjari dan dikaruniai 2 putra, yaitu Abdullah dan Habib. Setelah Zaid meninggal, Ummu Imarah menikah dengan Ghazyah Al-Mazini An-Najjari dan dikaruniai seorang anak bernama Khaulah.

Nusaibah adalah salah satu shahabiyah yang agung. Ia mulai merasakan nikmatnya iman dan islam dari awal mula penyebaran Islam. Ia memutuskan untuk berbaiat kepada Rasulullah dan termasuk satu dari dua perempuan yang bergabung dengan 70 orang laki-laki Anshar pada Baiat Aqabah Kedua yang merupakan sumpah setia kaum muslimin untuk membela Rasulullah SAW dan Islam.

Nusaibah juga shahabiyah yang dikenal dengan panggilan Ummu Umarah, putri dari Rabab binti Abdillah. Kisah heroik Nusaibah yang paling dikenang sepanjang sejarah adalah pada saat Perang Uhud, di mana ia dengan segenap keberaniannya membela dan melindungi Rasulullah Shallallahualaihiwasallam. Pada perang itu, Nusaibah bergabung dengan pasukan Islam untuk mengemban tugas penting di bidang logistik dan medis. Bersama para perempuan lainnya, Nusaibah ikut memasok air kepada para prajurit Muslim dan mengobati mereka yang terluka.

Pada saat perang Uhud berlangsung, saat kaum Muslimin dilanda kekacauan karena para pemanah di atas bukit melanggar perintah Rasulullah SAW, nyawa beliau berada dalam bahaya. Ketika melihat Rasulullah menangkis banyaknya serangan dari musuh yang datang, Nusaibah segera mempersenjatai dirinya dan bergabung dengan yang lainnya, itu adalah salah satu bentuk pertahanan untuk melindungi beliau.

Saat Nusaibah berperang dengan rasa keberaniannya beliau tak menghiraukan atas dirinya pada saat beliau sedang melindungi sang rosulullah. Saat itu beliau mengalami banyak luka disekujur tubuhnya. Sedikitnya luka itu berjumlah 12 luka ditubuhnya dengan luka di leher yang paling parah. Namun hebatnya dari situ Nusaibah tidak mengeluh sedikitpun. Oleh karena itu Nusaibah dijuluki dengan sebutan Perisai Sang Rasulullah.

Tidak hanya itu lho teman-teman, Nusaibah juga disebut-sebut sebagai seorang wanita yang memiliki kesabaran luar biasa dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain. Selain Perang Uhud, Nusaibah bersama suami dan putra-putranya juga ikut dalam peristiwa Hudaibiyah, Perang Khaibar, Perang Hunain dan PerangYamamah. Dalam berbagai pertempuran itu, Nusaibah tidak hanya membantu mengurus logistic dan merawat orang-orang yang terluka, tetapi beliau juga memanggul senjata menyambut serangan musuh.

Nah itu dia Sobat Al Uswah sedikit kisah tentang Nusaibah Binti Kaab yang kerap dijuluki Sang Perisai Rasulullah. Semoga kita sebagai Kaum Milenial dapat meneladani sikap tangguh beliau dan merepresentasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus membuka perspektif baru bagi kaum muda-mudi Islam ihwal peran perempuan muslim di masa perjuangan Islam lampau. Aamin.

Wassalamualaikum wr. wb.

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.