Trump Minta AS Ambil Alih Greenland: Uni Eropa Siap Beraksi
Pada tanggal 8 Januari 2025, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menegaskan bahwa Uni Eropa tidak akan mentolerir serangan di wilayahnya setelah Presiden terpilih Donald Trump meminta Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland.
Reaksi Uni Eropa Terhadap Tindakan Trump
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio France Inter, Jean-Noël Barrot mengatakan bahwa 27 negara anggota blok tersebut tidak akan pernah menerima upaya apapun untuk menyerang wilayah UE. Greenland adalah wilayah otonom Denmark, sehingga menjadi Teritori dan Wilayah Seberang (OCT) yang terkait dengan UE.
Uni Eropa Siap Beraksi
“Tidak ada pertanyaan bahwa Uni Eropa akan membiarkan negara lain di dunia, siapapun itu — dan saya bahkan akan mengatakan, mulai dari Rusia — menyerang batas wilayah kedaulatannya,” kata Barrot. “Kami adalah benua yang kuat, kami perlu memperkuat diri lebih lanjut.”
Uni Eropa menegaskan kesiapannya untuk bertindak dalam menghadapi ancaman terhadap wilayahnya, baik dari negara-negara tetangga maupun dari kekuatan global seperti Amerika Serikat.
Dampak Pernyataan Trump
Pernyataan Trump yang meminta AS untuk mengambil alih Greenland telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia. Banyak pihak mengkritik langkah tersebut sebagai tindakan yang tidak sah dan melanggar hukum internasional.
Reaksi Negara-Negara Lain
Banyak negara lain di dunia juga mengecam rencana Trump tersebut dan menyatakan dukungan mereka terhadap kedaulatan Greenland sebagai bagian dari Denmark.
Kesimpulan
Situasi ini terus berkembang dan menjadi sorotan utama di dunia politik internasional. Uni Eropa dan negara-negara lain siap bertindak untuk melindungi kedaulatan wilayah mereka dan menjaga perdamaian dunia.











